FORUM LALU LINTAS JAKARTA
SELAMAT DATANG DI FORUM LALU LINTAS, FORUM INI SEBAGAI WADAH UNTUK BERTUKAR INFORMASI, MENYAMPAIKAN SOLUSI DAN PENDAPAT YANG BERKAITAN DENGAN LALU LINTAS.

UNTUK MEMULAINYA SILAHKAN ANDA LOGIN ATAU BAGI ANDA YANG BELUM MENJADI MEMBER SILAHKAN KLIK PENDAFTARAN KEMUDIAN ANDA LOGIN DENGAN ACCOUNT ANDA.

TERIMAKASIH

admin
Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Navigation
 Portal
 Indeks
 Anggota
 Profil
 FAQ
 Pencarian
free forum


Tak ada salahnya di baca "Solusi Macet Singapura"

Go down

Tak ada salahnya di baca "Solusi Macet Singapura"

Post by admin on Sun Oct 28, 2012 11:29 am

Artikel ini admin sadur sepenuhnya dari www.beritakawanua.com

Kemacetan memang menjadi momok menakutkan dikota-kota besar di Indonesia, terutama pusat kota seperti Jakarta. Namun, bagaimana negara tetangga seperti Singapura mengatasinya?

Banyak cara yang diterapkan Singapura untuk mengatasi kemacetan mulai dari menyediakan alat transportasi umum yang nyaman dan aman hingga menerapkan pajak kendaraan yang tinggi.

Namun bagi yang sering ke Singapura, pasti banyak yang tidak menyadari kalau Singapura pun menerapkan berbagai plat nomor kendaraan sesuai dengan kebutuhan para pengendara. Dengan diawali warna merah dan hitam, dengan fungsi yang berbeda tentunya.

Plat nomor kendaraan berwarna merah di Singapura disebut dengan Week and car, plat nomor ini bisa digunakan di hari Senin hingga Jumat hanya pada pukul 19.00 malam hingga 07.00 pagi. Tapi pada hari Sabtu dan Minggu, kendaraan berplat nomor merah ini bisa dipakai dalam 24 jam.

Tidak berhenti sampai disitu, pemerintah Singapura juga menerapkan pajak yang jauh lebih murah untuk kendaraan berplat berwarna merah, namun jika di hari biasa pemilik kendaraan berwarna merah ini keluar dan dipakai harian maka mereka harus bayar pajak lagi.

Sedangkan kendaraan berplat berwarna hitam bisa berjalan kapan pun tanpa melihat waktu dan hari apa. Namun konsekuensi yang para pengendara pun harus membayar pajak yang sangat mahal tentunya.

Para pemilik kendaraan pun harus memiliki sertifikat yang disebut dengan COE (Certificate Of Entitlement). Sertifikat ini bisa lebih mahal dari harga mobilnya, akan tetapi harga ini pun tergantung dari harga kendaraan tersebut.

Para pemilik kendaraan juga diwajibkan untuk memiliki asuransi kendaraan. Dan para pemilik juga tidak izinkan untuk menggunakan boleh kaca film kecuali untuk kaca bagian belakang mobil, dan ini merupakan peraturan yang wajib untuk setiap pengendara.

Belum lagi aturan jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) yang membuat para pengendara harus membayar retrebusi ketika memasuki suatu kawasan.

Selanjutnya untuk setiap para pengendara yang ingin memodifikasi kendaraan kesayangan mereka, para pemilik kendaraan di Singapura harus mendaftarkan kendaraan mereka dan mengikuti LTA (land and transport authority).

Misalkan saja memodifikasi knalpot yang berlebihan, bila suaranya dapat mengganggu pengendara lain maka penggunaan knalpot ini pun tidak akan diizinkan.

Berbagai aturan tersebut sudah barang tentu akan membuat para penduduk negeri kecil itu berpikir selain membatasi waktu pemakaian, pajak yang tinggi pun jadi pertimbangan. Terlebih sistem transportasi Singapura terbilang sudah cukup baik sehingga masyarakatnya tidak lagi tergantung pada kendaraan pribadi.

Lalu bagaimana dengan Indonesia?

 
avatar
admin
Admin

Jumlah posting : 105
Join date : 13.06.11
Lokasi : jakarta

Lihat profil user http://info-lantas-jakarta.indonesianforum.net

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik